“Aku Mau Kamu, Titik!” #15HariMenulisFF


Rengkuhan bahunya adalah tempat dimana aku ingin tenggelam dan tak sadarkan diri. Selamanya.

Kali ini aku jatuh cinta lagi. Hubungan dengan mantan-mantanku selalu berakhir karena terhalang restu ayahku. Kali ini aku tidak akan biarkan hubunganku berakhir lagi.

“Aku mencintaimu.” Kataku.

“Hey jaga bicaramu..” tapi dia tidak melepaskan pelukannya. “Kamu masih muda, belum tahu apa yang kau inginkan.”

Aku benci jika dia sudah menyinggung masalah usia. Aku memang masih muda, tapi aku tahu dengan jelas apa yang aku inginkan.

“Aku ingin kamu, titik!”

kali ini dia melepaskan pelukannya dan menatap mataku, seperti yang selalu dia lakukan sejak aku kecil. “Dengarkan aku, kamu tidak bisa mencintaiku dengan cara itu. Aku ayahmu, Lia. Ayah kandungmu!”

Kali ini cintaku kembali kandas di tangan ayahku.

Beri aku hujan, maka akan aku ceritakan. Beri aku bulan, maka akan aku nyanyikan. Beri aku dirimu, maka akan aku berikan jiwaku.

You may also like

Tentang Noura

Tentang Kei

Neutrino

4 Comments

  • safitapermatasari
    January 15, 2012 at 6:22 am

    Waduh… some kind of father complex?
    nice story yet creep though…

    • firahaziz
      January 20, 2012 at 4:58 am

      hihi..entah kenapa jadi begini ceritanya. pas baca aq juga jadi serem sendiri lho.. hahaha

  • Rachma Lestari
    January 15, 2012 at 8:00 am

    Ngeri ya…
    Karna gak boleh pcran ama siapapun, akhirnya nembak ayahnya sendiri aja :s

    • firahaziz
      January 20, 2012 at 4:59 am

      iya.. saking desperatenya ni tokoh haha.

LEAVE A COMMENT

About me

Firah

Categories

Archives