Belajar Kepada Matahari


good-morning-sunshine1

Seharusnya aku belajar menyerah seperti matahari. Dia yang tahu kapan harus muncul, kapan harus bersinar terik, dan yang paling penting, tahu kapan harus menyerah pada langit malam. Begitu seharusnya aku.

Aku bisa saja berhenti menunggu saatnya kami bersama dan melanjutkan langkahku. Tapi aku malah menunggu di sini. Seperti dahulu aku menunggu di halte bus untuk berada di bus yang sama. Untuk melihat senyumnya di pagi hari dan sebuah sapaan, “Selamat pagi.”

Tapi aku masih belum melangkah kemana-mana. Tetap diam, dan menunggunya. Seperti seorang pecinta langit fajar. Berharap matahari akan terbit tepat waktu seperti kemarin.

Harusnya aku belajar menyerah seperti matahari. Tapi aku malah memilih untuk terus bertahan. Padahal langit malam sudah menjemputku untuk beranjak pergi. Dirinya yang menjadi alasan. Hanya dirinya.

“Kamu percaya padaku?” tanyanya suatu waktu.

Tidak aku tidak mempercayaimu. Saat ini aku tidak percaya kau akan kembali padaku di saat senja seperti matahari. Karena itu aku masih bertahan dan tidak menyerah mempertahankanmu. Karena aku tidak mempercayaimu.

 

picture was taken from here

Beri aku hujan, maka akan aku ceritakan. Beri aku bulan, maka akan aku nyanyikan. Beri aku dirimu, maka akan aku berikan jiwaku.

You may also like

Tentang Noura

Tentang Kei

Neutrino

5 Comments

  • Nirwana
    November 10, 2014 at 11:18 am

    Jadi ingat seseorang pernah bilang kalo dia suka menunggu. Katanya menunggu itu mengasyikkan. ;))

    “….. Beri aku bulan, maka akan aku nyanyikan…..” Let’s sing ‘Talking To The Moon’

    Btw, terracota gak ada lanjutan? Atau bikin tandingannya gitu? Sewindu? Atau outline2 lain yang numpuk.:p

  • firah39
    November 10, 2014 at 11:34 am

    iya menunggu itu seru, meski kadang membunuh perlahan.

    ayok lah nyanyikan!! meski purnama lewat semalam.

    terracota? apa itu? *mamam lacun”

    • Nirwana
      November 10, 2014 at 12:28 pm

      Sok2an lupa. Mau lanjutan terracotta.:p

      Ya gak masalah, asal yang ditunggu tau kalo dirinya sedang ditunggu.

      Lagi rajin benahin blog ya? Tampilan homenya ganti lagi.

      • firah39
        November 10, 2014 at 12:39 pm

        Nyoih. kalo gak gitu, ga bakalan beres ni blog.

        saran donk, kurang apa. #malahngobrol

        • Nirwana
          November 10, 2014 at 12:46 pm

          Biasa. Typo.:))

          Sama portfolionyo kurang. Baru ada 2 kan ya. Nerbitin buku lagi kalo gitu. Tapi jangan yang rame2. Buku sendiri.:p

LEAVE A COMMENT

About me

Firah

Categories

Archives