Archive

Tag Archives of : flash fiction

Kei

Seharusnya kau datang padaku sepuluh tahun yang lalu. Saat aku tersenyum malu-malu di barisan paling belakang dengan rok lipit bernoda kecap bekas makan tadi siang. Penuh harap senyum itu mengambang di udara. menunggu sambut dari ujung matamu untuk melirikku. Hanya ujung mata saja, karena aku tak mungkin meminta hatimu....

Ada Orang Mati (Katanya)

Ada orang mati. Jantungnya hilang dari rongga dadanya. Katanya dendam. Katanya karena dia kehilangan kekasihnya. Tidak ada yang tau pasti. Seluruh warga kampung bertanya-tanya. Katanya itu klenik. Katanya itu hanya rasa sedih berkepanjangan karena rindu. Semua orang diam. Tak berani berbicara atau mengungkapkan kecurigaan. Katanya takut ikut kena tulah....

Pindah

Tulisan ini dibuat untuk memenuhi #FF2in1 yang diselenggarakan oleh @nulisbuku Angin mulai terasa dingin. Menyelusup ke sela-sela pori. “Ini..minum ini.” Uap bandrek panas menggelitik hidungnya. “Kamu mana?” “Aku gampang.” Selalu begitu. Dia mengorbankan apapun demi aku. Sering kali itu membuatku tak enak. Aku menyodorkan gelas yang masih penuh. “Kamu...

Run!

Lidahku kelu, bagai seorang pandir yang menerangkan cara kerja bohlam kepada seorang Edison. Bedanya Edison-ku berambut coklat dan bersetelan Armani. Aku berharap tidak ada kamera yang terarah kepadaku, terutama ketika mulutku megap-megap seperti ikan. Di hadapan mata hazel-nya aku selalu tidak berdaya. Ada kekuatan magis yang dimiliki sepasang mata...

Sejengkal Jarak

Hari ini masih sama. Senin yang sama seperti Senin lainnya. Pagi hari aku sudah mendatangi rumahmu dan menempati tempat favoritku, tempat tidurmu. “Kamu tuh kalau datang ke sini selalu numpang tidur. Memang kamarku ini rumah singgah apa?” Protesmu suatu waktu. Tapi aku hanya menjulurkan lidah. Tempat tidurmu tempat paling...

Talking To The Moon

Sakit itu adalah ketika kau mencintai begitu dalam tapi ternyata dia tidak mencintaimu. Sakit itu adalah ketika kau kira setelah pelukan hangat dan berbagi senja bersama sudah bisa menunjukan seberapa besar cintamu, dia yang kau cintai malah membiarkanmu pergi dan menemukan cintamu sendiri. Sakit itu adalah kamu yang membuatku...

Komidi Putar

@Syair_malam: ? @momo_DM; Hatimu riuh pasar malam, rinduku seorang bisu berteriak ingin naik komidi putar. Di desa, setiap minggu ketiga bulan Agustus, selalu ramai dengan adanya pasar malam. Lapangan seberang rumah Pak Kades akan penuh dengan hingar bingar dan wahana yang berkelip terang oleh lampu warna-warni. Selama seminggu penuh,...

Mantan Terindah

Temui aku di sini.” Jantungku berpacu. Menemuimu, di kotamu. Tentu saja aku mau! Tidak akan aku sia-siakan undangan itu. “Kita bertemu bulan depan kalau begitu?” aku mengiyakan. Kamu, yang mengisi hari-hariku dengan beribu-ribu kata-kata sederhana yang sanggup membuatku berulang kali membaca pesan darimu. Beribu-ribu kilometer yang memisahkan kita, tapi...

Jerawat

Kau pernah merasakan mencintai seseorang namun kau tidak bisa mengungkapkan? Hanya memandangi punggungnya dari jauh, melihat senyumnya saat dia jatuh cinta (yang tentu saja bukan padamu), lalu obrolan-obrolan panjang hingga pagi yang tidak tentu arah, itu semua sudah membuatmu bahagia. Kau pernah berulang kali ingin mengatakan betapa kau  mencintainya...

Kota Ini Tak Lagi Sama

Kota ini tak lagi sama. Aku ingat pertama kali kita bertemu, udara kota ini terlalu dingin untukku. Tapi waktu itu kamu malah melenggang santai dengan kaos abu tanpa sehelai jaket untuk menghalau dinginnya angin yang berhembus malam itu. Saat ini aku pun bisa melenggang santai tanpa khawatir saluran paru-paruku...

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome. & GeekyCube.