Archive

Tag Archives of : #15HariMenulisFF

Ini Bukan Judul Terakhir #15HariMenulisFF

Ada yang berbeda setiap Salimah menyanyi. Meski tanpa lenggak lenggok seksi ataupun pakaian yang mengumbar lekukan pinggang dan dada, semua orang di desa Karang Haur berdesir jantungnya ketika telinga mereka dimajakan oleh suaranya. Salimah hanya perempuan biasa. Janda beranak satu yang ditinggal menikah lagi oleh mantan suami. Setahun menjadi...

Saat Odol Jatuh Cinta #15HariMenulisFF

Aku bukan siapa-siapa. Hanya odol berbentuk pasta yang tidak bisa menciptakan busa. Lupakan saja pasukan florideku, atau potassium sang penjaga. Sama sekali aku tidak berharga dibandingkan dengan sang sikat senjata andalanmu. Aku hanya bisa menimbulkan rasa mual setelah kau gunakan. Berkali-kali kau hampir muntah karena rasaku yang tidak enak....

Merindukanmu Itu Seru #15HariMenulisFF

Merindukanmu itu seru. Seperti saat kita membolos dengan seragam abu-abu, lalu menyelinap di belakang sekolah tuk menghindari guru-guru. Bebii..kenapa kamu ga bisa pulang waktu aku ultah sih? Aku kangen. Nada bicaramu terdengar manja. Sedikit kesal, sedikit sedih dan banyak rindu yang menggebu di sana. Aku mengaduk latte-ku sambil mendengarkan...

Untuk Kamu Yang Selalu Manis #15HariMenulisFF

Satu sesap expresso. Pahit. Tapi aku suka, karena ada kamu di situ, pemanis bagi hari-hariku. “Ada yang aneh dari wajahku?” Katamu karena sejak tadi aku menatap wajahmu sambil tersenyum. “Gak ada.” Aku terkikik. Ah padahal selalu ada apa-apa. Wajahmu penawar rinduku setiap pagi. Setiap kita berbagi cerita di pagi...

(Inilah) Aku Tanpamu #15HariMenulisFF

Sebuah ruangan serba putih,dan aku duduk menulis. Tidak banyak yang aku lakukan di sini hanya menulis dan menulis. Kebanyakan tentangmu,duh. Lembaran-lembaran kertas berserakan di mejaku. Menutupi laporan-laporan status pasien yang seharusnya aku kerjakan sejak malam tadi. Tapi otakku hanya berkonsentrasi pada satu titik,dan itu kamu yang meninggalkanku. Biasanya pagi...

Aku Benci Kamu Hari Ini

“Polos atau yang berulir?” Fabian menghentikanku dari lamunan. “Eh?” aku kembali ke bumi. Memperhatikan dua buah cincin yang ada di tangan Fabian. Apapun pilihanku tidak penting. Aku terlanjur sakit. Cincin itu bahkan tidak akan pernah aku kenakan. “Coba lo pake dulu deh. Biar keliatan yang mana yang lebih bagus.”...

Surat (Bukan) Dariku #15HariMenulisFF

Suara panik Ryo terdengar panik di depan pintu kamarku. “Gendis, buka pintunya, jangan lakukan hal itu!” Aku menangis tersedu-sedu. Sebuah kaleng obat nyamuk terbuka di tanganku. Isinya masih belum berkurang sedikitpun. Pintu kamarku terbuka dengan kasar. Ryo akhirnya memutuskan untuk mendobrak pintu kamar dan masuk dengan paksa. Menepis botol...

Ada Dia Di Matamu #15HariMenulisFF

Kami mengobrol dan tertawa, bahkan sesekali terbahak. Duduk bersisian menyandar pada dua buah bantal besar. Pemandangan apartemenku menampilkan permainan kerlip lampu kota. Udara dingin di bulan Desember tidak menyurutkan keinginan kami menikmati semangkuk besar es krim. “Gila ya, udah lama banget kita ga kayak gini.” Sahabatku, Di, mengangguk dengan...

“Aku Mau Kamu, Titik!” #15HariMenulisFF

Rengkuhan bahunya adalah tempat dimana aku ingin tenggelam dan tak sadarkan diri. Selamanya. Kali ini aku jatuh cinta lagi. Hubungan dengan mantan-mantanku selalu berakhir karena terhalang restu ayahku. Kali ini aku tidak akan biarkan hubunganku berakhir lagi. “Aku mencintaimu.” Kataku. “Hey jaga bicaramu..” tapi dia tidak melepaskan pelukannya. “Kamu...

“Kamu Manis, Kataku.” #15HariMenulisFF

Debur ombak memenuhi gendang telingaku, hingga aku tak mendengar apa yang dikatakan oleh Bastian. “Apa?” Tanyaku minta diulang. “Kamu manis, kataku.” “Ah darimana aku tahu itu benar?” Aku menyenggol bahunya yang bersisian denganku sambil tersenyum. “Bisa saja kamu bohong.” Bastian tertawa, “Aku kan tidak pandai berpura-pura. Lagipula kamu selalu...

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome. & GeekyCube.