Saat Odol Jatuh Cinta #15HariMenulisFF

Aku bukan siapa-siapa. Hanya odol berbentuk pasta yang tidak bisa menciptakan busa. Lupakan saja pasukan florideku, atau potassium sang penjaga. Sama sekali aku tidak berharga dibandingkan dengan sang sikat senjata andalanmu.

Aku hanya bisa menimbulkan rasa mual setelah kau gunakan. Berkali-kali kau hampir muntah karena rasaku yang tidak enak. Berkali-kali kau berkumur untuk menghilangkan tanda-tanda kehadiranku di mulutmu. Lalu larutlah sang floride dan potassiumku.

Meskipun aku tak dapat ciptakan busa, tapi tak akan ada detergen yang bisa membahayakanmu. Meski rasaku hambar, tapi aku tidak mengandung pemanis buatan yang memicu kanker.

Aku menyerah. Tak bisa ungkapkan betapa aku mencintaimu dan bersedia melindungimu sepanjang hari dari glukosa yang merusak emailmu. Tanpa florideku, kalsium hidroksi apatit yang ada di emailmu akan ikut meluruh runtuh. Tinggalkan lubang dalam bahkan sebelum kau sadari keberadaannya.

Kali ini aku benar-benar lelah. Mencoba bertahan dalam mulutmu, melindungi setiap sisi dan sela gigi geligimu. Meski kau tak pernah menhonginkan kehadiranku.

Lalu aku mengambil keputusan tegas. Aku berhenti melindungimu. Pasikan florideku enggan menempel di gigimu, potassium sang penjaga enggan menutupi dentinmu. Biar kau tahu rasa! Biar kau tahu aku berguna! Biar kau tahu aku ada!

Seminggu aku berhenti berjuang untuk melindungimu. Lalu aku terenyuh melihatmu kesakitan setiap minum minuman dingin kesukaanmu. Ada garis-garis kecoklatan sisa kopi yang kau candu. Lalu aku menjangis sedih saat koloni bakteri mengejekku dan mulai menari-nari di atas emailmu.

Cukup! Aku akui aku salah. Aku tak tahan melihatmu menderita. Dan aku tak rela barisan geligi putihmu dirusak oleh bakteri tak tahu diri. Kali ini aku akang bertahan. Tak perduli seberapa keras kau akan menyingkirkanku, aku akan tetap bertahan. Tak akan gentar melawan air kumurmu. Aku akan melindungimu sepanjang waktu.

Tertanda Odolmu yang Tak Berbusa

PS: maukah kau tetap menggunakanku sehabis sarapan dan sebelum tidur? Dan jangan lupa berkumur sekali saja.

(6) Comments

Leave a Comment