Rindu

Aku rindu.

Sebuah kalimat pendek yang aku kirim melalui layanan pesan singkat.
Kali ini aku tak lagi dapat temukan kata yang dapat mendeskripsikan perasaanku.

Aku juga. Sabar,ya.

Jawabmu tak kalah singkat. Lalu aku kecewa. Kau tidak dapat membaca makna kalimat pendek itu.

Aku rindu. Itu berarti aku kesepian dan ingin ada hadirmu di sini.

Aku rindu. Berarti ada yang hilang dari waktu-waktu kita dan aku ingin kau menyadarinya. Kita telah tenggelam dalam kesibukan masing-masing. Hingga ucapan ‘selamat tidur’ menjadi penanda bahwa kita terlalu lelah untuk duduk berdua dan bicarakan hari-hari kita.

Aku rindu. Berarti kita telah lama tak saling mendengarkan. Terlalu banyak menuntut untuk didengarkan dengan alasan kita telah bekerja seharian dan ingin tempat bersandar melepas lelah.

Aku rindu. Rindu malam-malam yang kita habiskan menghitung bintang berdua. Rindu cerita-cerita dan tawa kita yang semarakan malam. Rindu belaianmu di kepalaku dan bahumu tempat biasa aku bersandar.

*untukmu yang tiap hari menggodaku dengan rasa rindu*

#NovemberMenulisBlog

No Comments Yet.

Leave a Comment