Sebagai mana janji Gw untuk update tentang fitness routine gw, maka here we go, my experience in Freestyle Group Training.

Hari ini pertama kali nyoba kelas Freestyle Group Training di Fitness First. Sebelumnya gw kalo ikut kelas selalu kelas body and mind macam Yoga atau Pilates, karena badan selain butuh latihan strength dan muscle building, badan kita juga butuh dilatih flexibility-nya. Apalagi perempuan, biar luwes aja gitu.

Nah kemaren itu karena cuaca juga mendukung untuk kelonan aja di kasur, makanya agak males banget buat cardio, ditambah udah beberapa bulan ini cardio gw seringan pake alat. Pengen aja nyoba yang beda gitu karena si badan kan pinter yah, setelah beberapa lama melakukan satu latihan atau gerakan yang sama, badan pasti akan terbiasa dan akhirnya latihan tersebut ga akan efektif lagi. Makanya butuh variasi. Kaya hidup laaaah butuh variasi biar ga monoton.

Lanjuttt! Apa sih Freestyle Group Training  (FGT) itu? Freestyle Group Training adalah kombinasi dari tiga dimensi gerakan tubuh yang memaksimalkan otot untuk menggerakannya secara alami. Setiap kelas FGT dirancang untuk mencapai goal Anda sekaligus meningkatkan kemampuan gerakan tubuh sehari-hari jadi lebih mudah. (Sumber: di sini)

Pada kesempatan pertama nyoba FGT, gw ikut kelas khusus Core Training. Menurut website fitnessfirst.com, latihan ini merupakan latihan otot inti yang bisa meningkatkan performa kebugaran Anda dengan menargetkan semua otot inti menggunakan tiga sisi penjuru gerakan. Simplenya badan kalian bakal dilatih dengen gerakan ke depan, dan samping kanan kiri.

Untuk latihan FGT Core ini, ternyata gerakannya simple, diantaranya:

  1. Pull Over Double Knee crunches
  2. Donkey Kick
  3. Side Plank twist 15 secs each side
  4. Donkey kick 15 secs each side
  5. Heel touches
  6. Spiderman side crunches
  7. crunches
  8. V crunches (touch toe)
  9. V Ups (Touch heels)
  10. Downward Dog swift to child pose
  11. Cat Pose swift into Cow Pose

Setiap gerakan dilakukan selama 30 detik dengan jeda 20 detik tiap 2 gerakan.

Mudah kan buat diikuti di rumah? Tapi hati-hati ya kalau punya masalah dengan kesehatan kalian. Pada kondisi tertentu kalian harus didampingin sama pelatih atau dalam pengawasan medis. Selain itu, kalian bisa kok lakukan di rumah.

jangan lupa cek heart rate kalian sebelum dan sesudah latihan. Jangan memaksakan kalau kondisi badannya gak sanggup.

Share:
Written by firah39
Beri aku hujan, maka akan aku ceritakan. Beri aku bulan, maka akan aku nyanyikan. Beri aku dirimu, maka akan aku berikan jiwaku.