Cinta Tak Kenal Libur

Aku mencintaimu tanpa libur. Dua puluh empat jam, 7 hari seminggu. Bahkan aku bersedia lembur jika perlu.

Biar saja tanpa jeda. Toh mencintaimu memberiku nyawa. Seperti nafas yang aku lakukan tanpa perlu perhitungan. Jadi untuk apa aku membutuhkan libur.

Aku ingin mencintaimu menjadi pekerjaanku setiap hari. Yang aku mulai sejak pagi, bahkan sebelum aku menyeduh secangkir kopi.

Tak perlu lah hari minggu. Tak perlu cuti bersama. Aku ingin terus hari kerja. Menjadi pekerja cinta.

#NovemberMenulisBlog

(2) Comments

  • Unge
    20 Dec 2011

    Cakepnya :’)

Leave a Comment