Archive

Archive of : Random

Kei

Seharusnya kau datang padaku sepuluh tahun yang lalu. Saat aku tersenyum malu-malu di barisan paling belakang dengan rok lipit bernoda kecap bekas makan tadi siang. Penuh harap senyum itu mengambang di udara. menunggu sambut dari ujung matamu untuk melirikku. Hanya ujung mata saja, karena aku tak mungkin meminta hatimu....

Perkara Magic Jar dan Gayung

Pilihanmu menentukan psikologimu!! Pikirkan sebaiknya! Mana yang paling pertama kau beli ketika kau akan menempati sebuah rumah? Magic Jar atau gayung? Magic jar adalah simbol kemapanan, tanpanya kau akan terikat dengan kebiasaan masa lalu. Terkurung dengan kebiasaan purba yang menunggu lama untuk memuaskan rasa laparmu. Gayung adalah simbol kenyamanan....

Puanku Dan Jejak Gincu Di Bibir Kaleng

Perempuan itu masih memegangi kaleng kopinya. Memandangi rintik hujan yang mengamuk siang ini. Masih terlihat jejak gincu merah muda di bibir kaleng. Ah, buatku iri saja, kau kaleng. Musim hujan selalu menjadi musim yang dia tunggu. Meski sering kali dia meringkuk kedinginan tak kuat akan serbuan cuaca yang menggodanya...

Hallo pills, meet you again. Bye pain. Follow

Pria Yang Suka Bermasturbasi

Dialah pria yang menyendiri. Baginya hidup adalah masturbasi, mencari kesenangan seorang diri. Katanya dia takut sakit hati, padahal dalam hatinya dia lebih takut orang lain tersakiti. Oleh karena itu dia menjalani hidup bagai masturbasi. Adakah yang salah dengan masturbasi? Selama tidak merugikan orang lain. Pria itu berfantasi, kadang rasa...

Hujan Pagi Ini

Dia duduk di teras sambil mengamati rintik hujan yang turun pagi ini. Sesekali angin dingin membelai kulitnya dan dia bergidik. Sebuah laptop berada di pangkuannya, dia mencoba bekerja. Meneliti tabel-tabel panjang. “Kamu bekerja di luar? Asthma-mu nanti kambuh.” Lelakinya menyampirkan sebuah selimut di bahunya. Dia tersenyum dan menggeleng. “Aku...

Karena Kamu Begitu Lucu Ketika Cemburu

Aku menghempaskan tubuh ke tempat tidur. Tempat tidur kita. Kamu, masih saja berkutat dengan layarmu. “Huft..kamu tidak akan menyambutku?” selorohku. Kamu hanya menoleh dan mengecup keningku sekilas. “Lama sekali kamu baru pulang, Prana.” Aku hanya bisa tertawa dan mengusap kepalamu gemas. Sudah pernahkah aku katakan aku menyukaimu ketika menyebutkan...

Sore Itu Kita Terdiam

Bibir kita terkatup. Untuk pertama kalinya kita tidak dapat bicara satu sama lain, padahal sejak lama kita tidak pernah kehabisan bahan obrolan. Kamu sahabatku. Dua minggu lalu, kamu cemburu, dan aku tak tahu. “Ada apa denganmu?” tanyaku. Kamu hanya misuh-misuh dan memberengut. “Aku sayang kamu, tahu? Pernah kamu terpikir...

Alkisah Puan Dan Tuan

Suatu hari seorang puan duduk bersandingan dengan tuan. Mata sang puan menyiratkan kepedihan. Ada hati yang terbakar disana. Menghembuskan bau sangit yang hanya bisa dihidu oleh hati. Begitulah perempuan. Sifat dasarnya tak mau berbagi, tapi selalu tak berkeberatan memberi. “Kamu cemburu?” Sang tuan bertanya. “Aku? Cemburu? Untuk apa?” Dan...

Hide And Seek

Pintu terbuka, dan kamu masuk ke ruangan ini. Kamar kita masih remang, padahal aku lebih suka terang. Aku bisa melihat raut wajahmu lebih jelas jika lampu menyala. Namun, hari ini kubiarkan remang seharian. “Hai.” Sapaku ketika kamu menampakan wajah di ambang pintu. Aku tersenyum lega. Mendapatimu pulang dengan aman...

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome. & GeekyCube.