Bahagia Itu Sederhana

Kamu pernah merasa begitu mencinta hingga kau tak butuh apa-apa? Kau kesampingkan segala keinginan dan materi karena kau tau kau bisa hidup tanpa itu. Lalu kau menginginkan sesuatu (atau dalam hal ini seseorang), sebagai pengganti materi dan kepuasan duniawi.  Karena kau sadar kau tidak dapat hidup tanpa dirinya. Sebanyak apapun harta benda yang ditawarkan dunia.

Pernahkah kau merasa sesuap nasi yang masuk dalam mulutmu meski hanya dengan garam sebagai lauknya adalah suatu makanan paling nikmat di dunia? Karena tangan yang menyuapimu adalah tangan yang membelaimu penuh cinta dan kau percaya tidak akan ada sesuatu yang buruk akan diberikan melalui tangan itu.

Lalu akan ada suatu malam ketika kau hendak beranjak tidur, yang kau inginkan hanyalah suaranya yang bersenandung pelan di telingamu. Meski nada dan liriknya salah, namun suara itulah yang selalu ingin kau dengar. Suara yang mengucapkan namamu dengan lantang dan tegas saat ijab kabulmu (Amiin). Pernah kau merasa seperti itu?

Suatu saat mungkin dia akan nengajakmu berjalan kaki. Jika aku seperti itu, aku akan menerima ajakannya dengan senang hati. Aku akan menggenggam erat tangannya sepanjang jalan dan bercerita tentang apa saja yang ada di fikiranku. Suatu cara yang mengasyikan untuk menghabiskan waktu daripada terjebak kemacetan jalan raya dan kita sibuk mengutuki kondisi jalanan yang sembraut.

Kebahagiaan itu memang sederhana. Menjelma menjadi sesuatu yang tidak berkilau namun manis dirasa. Tidak perlu selalu memberi hadiah untuk membuat diri seseorang menjadi spesial. Cukup hanya mengisi sedikit dari ruang hatinya yang kosong, tempat kesepian biasa melolong. Jadilah cahaya baginya ketika dia hilang arah dan tak tahu dimana tempatnya berhenti tuk bersandar. Jadilah pengingat ketika dia lupa, lupa akan hakikatnya seb.agai manusia yang memiliki hak untuk bahagia, dicinta, dan juga mencinta.

Gambar diambil dari sini

1 Comment

  • Teguh Puja
    03 Apr 2012

    Bahagia itu sederhana. Ketika kamu bisa berdamai dengan rasa kecewa. Dan tetap bisa memberi senyum terbaik yang kamu punya untuk orang yang kamu kasihi. 😉

Leave a Comment