Archive

Archive by Author

Noura

Aku ingat ketika aku membuatmu menangis pertama kali. Kala itu kamu menangis tanpa suara karena aku tanpa sengaja memecahkan patung bebekmu yang bentuknya tidak menyerupai bebek. Kamu berubah menjadi makhluk lucu dengan pipi merah, hidung, mata dan bibir bengkak. Pokoknya lucu sekali. Kamu membentakku, tapi tidak ada sumpah serapah...

Kei

Seharusnya kau datang padaku sepuluh tahun yang lalu. Saat aku tersenyum malu-malu di barisan paling belakang dengan rok lipit bernoda kecap bekas makan tadi siang. Penuh harap senyum itu mengambang di udara. menunggu sambut dari ujung matamu untuk melirikku. Hanya ujung mata saja, karena aku tak mungkin meminta hatimu....

Perkara Magic Jar dan Gayung

Pilihanmu menentukan psikologimu!! Pikirkan sebaiknya! Mana yang paling pertama kau beli ketika kau akan menempati sebuah rumah? Magic Jar atau gayung? Magic jar adalah simbol kemapanan, tanpanya kau akan terikat dengan kebiasaan masa lalu. Terkurung dengan kebiasaan purba yang menunggu lama untuk memuaskan rasa laparmu. Gayung adalah simbol kenyamanan....

[Review] Feet Up Cooling Breeze

Musim hujan tlah tibaaa.. dan berarti musimnya nulis blog. *trus apa hubungannya pir?* Eniweyy blom nemu bahan buat nulis fiksi lagi, jadi aku mau berkeluh kesah ajalah. Masalah yg sekarang terjadi adalah kaki gue kering sangaaat. Akibat perubahan cuaca kayaknya, dan pake lotion itu ga ngaruh. Cuma kerasa licin...

Neutrino

Tidak pernah terpikirkan olehku untuk berada di sini, bersamanya. Bukan berarti aku tidak menyukainya, sebaliknya malah. Hanya saja setelah apa yang terjadi beberapa tahun ke belakang, aku masih takjub dengan kehadirannya di sisiku. Dia bisa saja dengan mudah meninggalkanku, karena beberapa kali aku terjatuh, mengulang kesalahan yang sama, bahkan...

Puanku Dan Jejak Gincu Di Bibir Kaleng

Perempuan itu masih memegangi kaleng kopinya. Memandangi rintik hujan yang mengamuk siang ini. Masih terlihat jejak gincu merah muda di bibir kaleng. Ah, buatku iri saja, kau kaleng. Musim hujan selalu menjadi musim yang dia tunggu. Meski sering kali dia meringkuk kedinginan tak kuat akan serbuan cuaca yang menggodanya...

Hallo pills, meet you again. Bye pain. Follow

Belajar Kepada Matahari

Seharusnya aku belajar menyerah seperti matahari. Dia yang tahu kapan harus muncul, kapan harus bersinar terik, dan yang paling penting, tahu kapan harus menyerah pada langit malam. Begitu seharusnya aku. Aku bisa saja berhenti menunggu saatnya kami bersama dan melanjutkan langkahku. Tapi aku malah menunggu di sini. Seperti dahulu...

Pria Yang Suka Bermasturbasi

Dialah pria yang menyendiri. Baginya hidup adalah masturbasi, mencari kesenangan seorang diri. Katanya dia takut sakit hati, padahal dalam hatinya dia lebih takut orang lain tersakiti. Oleh karena itu dia menjalani hidup bagai masturbasi. Adakah yang salah dengan masturbasi? Selama tidak merugikan orang lain. Pria itu berfantasi, kadang rasa...

Kamu Seperti Hujan

Aku duduk termenung menyaksikan air yang tumpah ruah dari langit. “Ah hujan turun lagi.” Tanpa kusadari kau datang dari belakang. Tanganmu memeluk pinggangku dan hembusan hangat terasa di leherku. Sudah lama kau tak memelukku seperti ini. Aku selalu suka hujan, mengingatkanku pada dirimu. Seperti hujan yang membuat suasana riuh...

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome. & GeekyCube.