Rengkuhan bahunya adalah tempat dimana aku ingin tenggelam dan tak sadarkan diri. Selamanya.

Kali ini aku jatuh cinta lagi. Hubungan dengan mantan-mantanku selalu berakhir karena terhalang restu ayahku. Kali ini aku tidak akan biarkan hubunganku berakhir lagi.

“Aku mencintaimu.” Kataku.

“Hey jaga bicaramu..” tapi dia tidak melepaskan pelukannya. “Kamu masih muda, belum tahu apa yang kau inginkan.”

Aku benci jika dia sudah menyinggung masalah usia. Aku memang masih muda, tapi aku tahu dengan jelas apa yang aku inginkan.

“Aku ingin kamu, titik!”

kali ini dia melepaskan pelukannya dan menatap mataku, seperti yang selalu dia lakukan sejak aku kecil. “Dengarkan aku, kamu tidak bisa mencintaiku dengan cara itu. Aku ayahmu, Lia. Ayah kandungmu!”

Kali ini cintaku kembali kandas di tangan ayahku.

Share:
Written by firah39
Beri aku hujan, maka akan aku ceritakan. Beri aku bulan, maka akan aku nyanyikan. Beri aku dirimu, maka akan aku berikan jiwaku.